Ini Penjelasan Plt Kadis PU soal Isu Miring Jalan di Patani Timur

Screenshot

WEDA – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Rislawati Karim, memberikan klarifikasi terkait isu miring mengenai kondisi jalan di Desa damuli, Kecamatan Patani Timur, yang dilaporkan amblas setelah diguyur hujan.

Rislawati menjelaskan bahwa pekerjaan di ruas jalan tersebut masih dalam tahap pengerjaan.

Hamparan material jalan baru dilakukan sekitar dua hari sebelum hujan turun, sehingga kondisi jalan belum sepenuhnya siap dan mengalami amblas akibat guyuran hujan.

Ia menegaskan, pekerjaan jalan tersebut merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Halmahera Tengah Tahun Anggaran 2026.

Berdasarkan keterangan Rislawati, proyek tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp9,5 miliar, dengan panjang ruas jalan yang ditangani mencapai 1.600 meter atau 1,6 kilometer.

Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV Balap Garda Perjuangan.

Rislawati juga berharap masyarakat Kecamatan Patani Timur dapat memahami bahwa proyek jalan tersebut masih dalam proses pengerjaan dan belum memasuki tahap akhir.

Ia menyampaikan bahwa tahapan pengaspalan direncanakan mulai akhir Oktober hingga akhir Desember 2026.

“Kami berharap masyarakat Patani Timur dapat bersabar karena pekerjaan jalan ini masih dalam proses. Pengaspalan direncanakan mulai akhir Oktober sampai dengan akhir Desember 2026,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum diharapkan dapat memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan, sehingga ruas jalan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran transportasi dan aktivitas ekonomi warga di Kecamatan Patani Timur.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *